LigaFox - Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengusulkan, agar pada revisi UU Kekhususan DKI Jakarta, gubernur dipilih DPRD dengan usulan dari Presiden.
Usulan tersebut mengundang protes dari anggota DPRD DKI. Menanggapi hal tersebut, Djarot mengatakan, usulan ini justru untuk memperkuat keistimewaan Jakarta sebagai ibu kota negara. ''Untuk memperkuat Jakarta, menyatukan karena daerah istimewa, loh. Ini kan daerah istimewa, ini memperkuat keistimewaan ini. Jakarta tidak bisa dilepaskan dari pemerintah pusat,'' kata Djarot di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat ( 22/9/2017 ).
Djarot menegaskan, gubernur tidak ditunjuk DPRD langsung, tetapi usulan dari presiden. Dia menuturkan, mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok keluar dari Partai Gerindra kala itu karena dia tidak setuju dengan partainya yang mendukung usulan gubernur ditunjuk langsung DPRD.
''Pak Ahok engga setuju, karena yang memajukan itu DPRD, fraksi-fraksi. Yang kami usulkan yang mengajukan gubernur,'' kata dia. Djarot menila, seharusnya Jakarta sebagai daerah khusus memiliki keistimewaan tersendiri seperti daerah istimewa lain, yakni aceh, Yogyakarta, dan Papua.
''Siapa pun presidennya, tidak peduli, tetapi untuk membangun Ibu Kota yang kuat itulah keistimewaannya. DIY punya keistimewaan. Ini hanya berlaku di Jakarta loh, ya. Jangan kamu lebar-lebarin loh. Papua punya istimewa, Aceh punya keistimewaan sendiri,'' tandas Djarot.

Posting Komentar